ONLINE

Jumat, 12 Agustus 2011

Polres Tomohon Intensif Gelar Operasi di Bulan Ramadan

TOMOHON - Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas menegaskan pihaknya akan terus menggelar operasi rutin yang ditingkatkan untuk menjamin kamtibmas di daerah ini tetap kondusif selama bulan Ramadan. Operasi difokuskan selain minuman keras, juga menyisir tempat hiburan malam yang buka melewati batas waktu yang ditetapkan.

"Operasi rutin yang kami lakukan seperti operasi ketupat, yang intinya untuk menciptakan kamtibmas tetap kondusif. Jadi 2/3 kekuatan akan dikerahkan penuh demi suksesnya operasi," jelas Tawas, Jumat (12/8).

Ia mengatakan sasaran operasi terutama tempat hiburan yang buka melebihi batas waktu yang ditentukan. "Tempat hiburan diizinkan hanya sampai pukul 24.00 Wita, lebih dari itu akan ditindak apakah lewat teguran atau lainnya," tuturnya.

Terpisah, Arnold Poli, Sekretaris Kota Tomohon mengatakan pemerintah mendukung penuh langkah Kepolisian untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga lewat operasi rutin. "Karena Polisi intens menggelar operasi, maka perlu dukungan juga dari masyarakat dengan saling menghargai dan meningkatkan toleransi antar umat beragama," jelasnya.

Selama Bulan Ramadhan, tempat hiburan memang menjadi lokasi yang rawan terjadinya tindak kriminal. Seperti yang dialami Rosevelty Kapoh, Lurah Woloan II, Selasa (9/8) lalu sekitar pukul 03.00 Wita di Cafe Tifar Tomohon.

Ia harus rela menahan sakit karena diduga telah dianiaya sejumlah orang setelah dikerumuni dan dipukul saat hendak membayar tagihan. Akibatnya pelipis mata kirinya mengalami luka sobek dan badan mengalami memar. Menurut Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas, pihaknya  sedang mendalami kasus tersebut.

Jadi bahan evaluasi
Arnol Poli menambahkan kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk menjamin stabilitas tetap aman dan tertib. "Yang bersangkutan (Lurah) akan saya panggil untuk klarifikasi, mungkin kejadian itu karena masalah misskomunikasi saja," tukas mantan Asisten I Pemerintah Provinsi Sulut itu. Share