ONLINE

Selasa, 24 Agustus 2010

Legislator Minsel Minta Usut Dugaan Korupsi Komputer BOS

AMURANG – Dugaan penyimpangan pengadaan komputer sejumlah sekolah di Minsel 2009 dengan menggunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) sampai saat ini masih mengambang.
Padahal indikasi penyimpangan mulai jelas, karena harga per unit di-mark up menjadi Rp 5 juta per unit. Belum lagi ada sejumlah sekolah yang sudah membayar komputer tersebut, namun sampai saat ini belum diterima pihak sekolah.  
Alhasil, Ketua komisi III Dekab Minsel Robby Sangkoy, MPd meminta instansi terkait dalam hal ini Polres dan Kejaksaan untuk secepatnya mengungkap kasus dugaan penyimpangan yang menyebabkan kerugian keuangan negara itu. Diduga pengadaan komputer ini telah terjadi mark-up dan telah merugikan keuangan negara. Sesuai data yang diperoleh harian ini, harga komputer Rp 3 juta per unit, namun yang disetor kepala sekolah dengan dana BOS Rp 5,5 juta. Selisihnya sekitar Rp 2,5 juta. “Dugaan penyimpanan ini harus segara diungkap, karena sampai saat ini masih mengambang,” ujar Sangkoy. Menurutnya ada beberapa sekolah yang sampai saat ini belum menerima komputer diantaranya SMP N Matani, SD GMIM Tumpaan dan SMPN 1 Tumpaan.

Sumber : http://poskomanado.com/news/index.php?option=com_content&task=view&id=15104&Itemid=32 Share