ONLINE

Sabtu, 04 September 2010

Disperindag Temukan Susu-Sirup Kedaluwarsa di Tomohon

TOMOHON - Dinas Pertindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tomohon mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati membeli produk makanan dalam bentuk apapun. Pasalnya, disinyalir produk kedaluwarsa saat ini mulai marak di Kota Tomohon.
Produk yang telah lewat masa berlaku itu tidak hanya ditemukan di pasar tradisional atau warung, tapi juga di supermarket. Hal tersebut diungkapkan Kepala Disperindag, Vonny Pontoh di Kantor Walikota, Jumat (3/9/2010).

"Dari hasil penelusuran tim yang diturunkan oleh Disperindag ke lapangan baru-baru ini, banyak sekali temuan barang kedaluwarsa yang beredar di pasaran termasuk di supermarket," ujar Vonny.

Dikatakannya, produk yang kedaluwarsa itu adalah susu, sirup, dan makanan olahan. Tim dari Disperindag saat ini terus mendata setiap pedagang maupun unit usaha yang masih menjajakan produk tak layak jual tersebut.

Vonny berjanji akan menindaklanjuti temuan dari tim di lapangan tersebut yakni melakukan inspeksi mendadak atau sweeping ke tempat penjualan makanan di Tomohon. Ini merupakan langkah untuk memperketat pengawasan.

"Kami akan melakukan kerja sama dengan pihak terkait, seperti Satpol PP untuk melakukan operasi penertiban," imbuh dia.Namun melakukan penertiban, Vonny mengimbau agar para pedagang sukarela tidak menjual barang kedaluwarsa demi kepentingan konsumen. "Namun jika tidak mengindahkan imbauan tersebut, tentunya akan kami berikan sanksi bagi para pedagang," kata dia.

Sementara bagi masyarakat sebagai konsumen, sebelumnya Vonny mengingatkan, agar tidak mudah tertarik tawaran yang menggiurkan seperti diskon bagi makanan. Lantaran bukan tidak mungkin produk yang didiskon tersebut sudah mendekati masa kedaluwarsa.
"Lantaran harganya sedang murah, lalu membeli banyak dengan tujuan disimpan untuk persedian beberapa bulan ke depan. Ini yang berbahaya.  lihat dulu tenggat kedaluwarsa," ujar Vonny. Share