ONLINE

Senin, 20 September 2010

Sekkot Tomohon tak Risau dengan Manuver Golkar

TOMOHON - Fraksi Partai Golkar (FPG) mempertanyakan ke Sekjen Depdagri, Diah Anggreini perihal rolling (mutasi) jabatan di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Tomohon.

Wakil Ketua DPD II PG Kota Tomohon yang juga Ketua DPRD Tomohon, Andy Raymond Sengkey, mengakui telah berangkat ke Jakarta terkait permasalahan rolling tersebut. Dia mengaku telah bertemu dengan Sekjen Depdagri.

"Kami telah bertemu Sekjen Depdagri, Ibu Diah Anggraeni dan bertanya tentang surat persetujuan dari Mendagri yang menjadi dasar mutasi yang dilakukan oleh Penjabat Walikota (Gerson Mamuaja)," ujar Andy saat dihubungi, akhir pekan lalu.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Andy, Penjabat Wali Kota Tomohon, Gerson Mamuaja, telah menyalahartikan surat persetujuan dari Mendagri tersebut. "Maksud surat tersebut, mutasi dapat dilakukan misalnya bagi para pejabat yang sudah memasuki masa pensiun," tambah dia.

Terpisah, Ketua Baperjakat yang juga Plt Sekkot Tomohon, Laurens Bulo tidak merisaukan manuver yang dilakukan FPG. Dikatakan, urusan birokrasi harus berdasarkan dokumen sah. Artinya, jika ada surat atau dokumen resmi dari kementerian, Pemko akan menindaklanjuti.

"Birokrasi itu bukan cuma modal kata-kata. Jika memang ada hitam di atas putihnya kita akan tindak-lanjuti," ujar Laurens.

Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD), Youdy YY Moningka, mengatakan masalah mutasi jabatan adalah ranah eksekutif. "Masih ada urusan yang lebih penting dari sekadar mengurusi hal rolling. Justru kalau masuk terlalu jauh, bisa dianggap mengintervensi," kata Youdy. Share