ONLINE

Selasa, 28 September 2010

Sulut Perketat Keamanan Dari Ancaman Terorisme

Manado - Provinsi Sulawesi Utara terus memperketat pengawasan keamanan dari incaran terorisme, seiring peristiwa yang terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat baru-baru ini.

"Sulut bisa saja disusupi terorisme, sehingga langkah waspada terus ditingkatkan di setiap tempat," kata Gubernur Sulut SH Sarundajang pada rapat paripurna DPRD dengan agenda pembahasan APBD Perubahan 2010 di Manado, Senin. 28/9/2010.

Masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, mewaspadai dan mengantisipasi masuknya terorisme di daerah itu dengan harapan tetap mempertahankan Sulut sebagai julukan "The Land of The Smilling People".

Pemprov Sulut terus melakukan koordinasi dengan jajaran muspida, terutama dari jajaran Kepolisian dan TNI serta Badan Intelejen Negara (BIN) tentang upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk membendung tindakan melanggar hukum di Indonesia.

Apalagi Provinsi Sulut berada di bagian utara Indonesia serta berbatasan dengan beberapa negara Asia serta memiliki sejumlah pulau terluar.

Anggota DPRD Sulut Benny Rhamdani mengatakan, potensi penyusupan terorisme bisa saja terjadi di Sulut jika pengamanan sangat lemah.

"DPRD Sulut bisa mengusulkan tambahan anggaran keamanan melalui APBD setelah melihat kondisi rawan yang ada di bagian utara," ujarnya.

Kasus perampokan di Sumatera Utara menandakan teroris telah menyatakan perang secara terbuka dengan bangsa Indonesia, sehingga semua daerah termasuk Sulut juga harus waspada, katanya. Share