ONLINE

Selasa, 28 September 2010

Sulut Wilayah Endemis Chikungunya

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah termasuk wilayah endemis penyakit chikungunya atau flu tulang, seiring penyebarannya yang meluas di sejumlah kabupaten dan kota.

"Hampir setiap saat ada laporan di kabupaten dan kota tentang penyebaran penyakit chikungunya, sehingga tenaga kesehatan langsung melakukan upaya pencegahan dan pengobatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulut Maxi Rondonuwu, di Manado, Senin.

Bahkan beberapa kabupaten dan kota sudah masuk Kejadian Luar Biasa (KLB) karena memang penderita atas penyakit itu terus meningkat.

Menurutnya, kasus itu bukan hanya terjadi di Sulut melainkan sudah mewabah di Indonesia dan membutuhkan penanganan serius, termasuk mengajak masyarakat untuk giat dan rajin menjaga lingkungan.

"Jika lingkungan tidak bersih, penyebaran nyamuk bisa terjadi dan membawa penyakit itu kepada manusia sehingga mendapatkan demam atau sakit sangat tinggi," katanya.

Berdasarkan informasi diterima, penyakit chikungunya itu sebenarnya berasal dari bahasa Swahili, yakni berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung, mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia).

Nyeri sendi ini terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki, selain kasus demam berdarah yang merebak di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat direpotkan pula dengan kasus Chikungunya.

Penyebab penyakit ini adalah sejenis virus, yaitu Alphavirus dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menularkan penyakit demam berdarah dengue. Meski masih "bersaudara" dengan demam berdarah, penyakit ini tidak mematikan.

Anggota DPRD Sulut Benny Rhamdani mengatakan, pemerintah harus giat melakukan sosialisasi terhadap langkah pencegahan terhadap penyakit chikungunya maupun penyakit berbahaya lainnya seperti demam berdarah dengue.

"Kalau bisa pemerintah daerah giat  melakukan fogging atau pemberian abatisasi kepada masyarakat, karena memang sudah ada anggaran itu," ujarnya. Share