ONLINE

Minggu, 09 Januari 2011

Usai Dilantik, Epe Langsung Anulir Rolling Mamuaja

Usai dilantik sebagai Walikota Tomohon periode 2010-2015, Jefferson ‘Epe’ Rumajar langsung menggelar rapat perdana bersama jajarannya. Tak tanggung-tanggung, rapat perdana yang dilaksanakan dengan menggunakan salah satu ruangan di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) tersebut berlangsung sekitar dua jam.

Menariknya, rapat tertutup yang dijaga ketat petugas keamanan itu diikuti dengan reposisi jabatan (rolling). De-ngan demikian, para pejabat yang telah di-rolling pada ma-sa pemerintahan transisi yang dipercayakan pada Penjabat Walikota, Drs Gerson Mamuaja, yakni sejak bulan Agustus hingga 23 Desember dianulir atau dikembalikan pada posisi semula. Pertimbangannya, rolling yang dilaksanakan Mamuaja dinilai cacat. Hal itu didasarkan pada surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) per bulan September 2010.

Dikatakan Epe, kebijakan tersebut dilakukan semata-mata hanya untuk menegak-kan aturan, yang tertuang dalam PP Nomor 49 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. “Untuk melakukan mutasi jabatan itu, harus ada persetujuan dari Mendagri. Dan berdasarkan aturan Mendagri per bulan September itu, rolling dibatalkan semua. Nah, di awal bertugas inilah saya mengembalikan posisi mereka,” ungkap Rumajar.

Reposisi jabatan ini, lanjut-nya, bukan rolling, melainkan hanya mengembalikan jabatan ke posisi semula. “Saya hanya kasihan pada kepangkatan mereka yang terhambat. Jadi, ini bukan rolling tapi reposisi. Jabatan mereka itu tidak sah, sehingga jika terlalu lama mereka akan kena tuntutan ganti rugi. Karena sudah ter-lalu lama,” tandasnya sambil menambahkan, reposisi terse-but sudah diterbitkan SK. “Untuk reposisi tidak perlu lagi adanya sertijab dan pelan-tikan. Karena hanya mengem-balikan pada posisi semula,” katanya kembali.

Sementara itu, reposisi jaba-tan akan diberlakukan secara menyeluruh tanpa terkecuali, yakni sampai pada kepala seksi, kepala bagian hingga para lurah. Bahkan hal yang sama juga akan diarahkan pada sekretaris daerah yang saat ini dipercayakan pada Ir Laurens Bulo MSc MM dengan SK gubernur.

“Setelah reposisi ini, juga akan ada penggantian pen-jabat sekda. Sudah ada figur-figurnya dan semuanya punya peluang termasuk pejabat yang berkarir di Pemprop Sulut. Semuanya punya pe-luang,” tukasnya.
Menariknya, Epe yang dibe-rikan kesempatan untuk me-nikmati udara segar itu tak menyia-nyiakan momen yang ada. Bahkan saat diminta sambutan dalam pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Dra Jeanny Montolalu, Epe me-ngatakan agar jajarannya siap untuk melaksanakan jalannya pemerintahan dan memberikan layanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Kota Tomohon. “Gerbong pemerintahan ini harus jalan, siapa tidak ada di dalam sistem, maka harus keluar,” ucapnya.

Merasa bahwa apa yang disampaikannya terlalu pan-jang, Epe mengatakan bahwa sambutan ini tak bakalan lagi dapat disampaikan. Karena yang akan menggantikannya adalah Jimmy Eman.
“Saya akan kembali ke Cipi-nang, tetapi pemerintahan akan tetap berjalan dan akan dilanjutkan oleh Jimmy Eman,” tuturnya.

Sumber :http://www.hariankomentar.com/hl001.html Share