ONLINE

Minggu, 13 Maret 2011

Polres Minahasa Bekuk 30 Orang Pelaku Judi Sabung Ayam

TONDANO - Sekitar 300 warga yang berkumpul di arena sabung ayam ilegal lari tunggang langgan saat puluhan anggota Polres Minahasa menggerebek lokasi judi tersebut, Sabtu (12/3/2011).

Ratusan warga ini berkumpul di bekas gelanggan pacuan kuda, desa Tontimomor, Kecamatan Kakas Barat. Warga yang asik berjudi langsung panik saat mengetahui lokasi tersebut telah dikepung oleh sekitar 50 anggota polisi. Mereka langsung lari kearah perkebunan yang berada disekitar lokasi judi tersebut.

Sekitar 30 pelaku judi berhasil dibekuk anggota polisi, sedangkan ratusan warga lainnya lari entah kemana. Beberapa pelaku ditangkap polisi saat berusaha lari memasuki areal perkebunan.

Setelah aksi kejar-kejaran tersebut, lokasi sabung ayam tersebut nampak puluhan sandal dan beberapa ekor ayam ditinggalkan pemiliknya. Sementara itu, sekitar lima mobil, dan lebih dari 30 sepeda motor ditinggal pemiliknya.

Kapolres Minahasa melalui Kepala Bagian Operasi Polres Minahasa, Kompol Liston Bangkang menjelaskan, penggerebekan lokasi judi sabung ayam ini dilakukan pukul 17.00 Wita. Menurutnya, penggerebekan ini dilakukan berdasarkan informasi dari warga sekitar lokasi.

"Ini adalah lokasi judi sabung ayam terbesar di Kabupaten Minahasa, bahkan mungkin yang terbesar di Sulut. Bayangkan saja, sekitar 300 warga berkumpul untuk judi sabung ayam," ujarnya.

30 warga yang tertangkap di lokasi judi sabung ayam digelandang ke Polres Minahasa. Selain itu, semua kendaraan yang ditinggal pemiliknya di lokasi kejadian juga turut diamankan ke Polres Minahasa.

Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Minahasa, AKP Raindra Syah SIK menjelaskan, selain mengamankan tersangkan dan kendaraan, Polres Minahasa juga mengamankan uang taruhan sebanyak Rp 2,5 juta, delapan ekor ayam, dan satu mobil pickup.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, lokasi judi sabung ayam ini dikelola oleh seorang oknum mantan Hukum tua Desa Tontimomor," ujarnya.Walau mengamankan 30 orang, Polres Minahasa hanya menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Motor Dinas Dibawah ke Lokasi Judi


Diantara jejeran sepeda motor yang ditinggal pemiliknya di lokasi judi sabung ayam, terlihat sebuah sepeda motor berplat nomor merah. Sepeda motor ini mirip kendaraan dinas yang digunakan oleh hukum tua. Kendati demikian belum diketahui siapa pemilik kendaraan milik pemerintah tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Bupati Minahasa melalui Kepala Bagian Humas Pemkab Minahasa, Vicky Tanor SPI MSi mengatakan, pihaknya pasti akan menyelidiki kebenaran kabar oknum hukum tua yang menggunakan kendaraan dinas ke lokasi judi.

"Tentu akan kami selidiki kebenarannya. Karena bisa saja kendaraan tersebut dibawa orang lain. Kendati demikian, oknum hukum tua pemilik kendaraan tersebut telah melakukan kesalahan. Kendaraan dinas hanya bisa digunakan untuk kepentingan kerja, dan tidak bisa digunakan untuk keperluan pribadi, apalagi sampai digunakan ke lokasi judi," ujarnya.

Saat ditanya apakah akan ada sanksi jika terbukti ada oknum hukum tua yang menggunakan kendaraan dinasnya ke lokasi judi, Tanor mengatakan, sanksi itu akan diberikan oleh pimpinan. Menurutnya, jika melakukan kesalahan pasti akan mendapat sanksi.

Sumber : Tribun Sulut Share