ONLINE

Senin, 14 Maret 2011

Kasus Pencurian di Manado Naik 33 Persen

MANADO -  Kasus pencurian di Kota Manado meningkat. Data indeks Kriminal Polresta mengungkapkan dari Januari ke Februari 2011 terjadi peningkatan 33 persen kasus pencurian.

Jika bulan januari ada 30 kasus yang dilaporkan, bulan Februari meningkat menjadi 40 kasus.

Memasuki bulan maret, pundi-pundi laporan kasus pencurian mulai menumpuk. Dalam sehari ada saja korban yang melapor kehilangan. Senin (14/3/2011). Setidaknya dua laporan masuk. Laporan pertama datang dari Rio Masipuang (25) warga Malalayang 1 Timur, Malalayang.

Sepeda motor Honda Blade plat nomor DB 9135 MI miliknya yang diparkir di garasi rumahnya raib digondol pencuri, Senin (14/3/2011) sekitar pukul 03.30 Wita. Korban mengalami kerugian Rp 14 juta. Menyusul laporan Melky Sosinggah (26) warga Kelurahan Tikala Ares, Tikala. Kejadiannya terjadi Kamis (10/3/2011) sekitar pukul 05.00 wita.

Sepeda motor Suzuki Satria Berplat nomor DB 6671 AE raib di gondol pencuri di parkiran satu hotel di Mahakeret Timur Wenang.

Menyikapi maraknya kasus pencurian tersebut, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Desy Hamang mengimbau warga untuk lebih waspada. Kata Hamang, kewaspadaan ditingkatkan lewat pemberlakuan kembali sistem pengamanan lingkungan (Siskamling)
"Siskamling digiatkan lagi, agar meningkatkan kewaspadaan. Tiap tamu yang datang wajib lapor 1x24 jam," paparnya. Menyiasati keamanan sepeda motor yang kerap jadi sasaran pencurian, hamang mengungkapkan,
Pemilik perlu menambah kunci pengaman kendaraan. "Yang sederhana saja, pakai rantai tambahan," katanya.

Sumber : Tribun Manado Share