ONLINE

Kamis, 03 Maret 2011

Tim Sukses J2 ‘Kuasai’ Dua BUMD

Eman Bantah Anggapan Balas Jasa Politik

TOMOHON—Sejumlah personil tim sukses pasangan Jefferson Rumajar-Jimmy
Eman pada Pemilukada 2010 lalu resmi terakomodir dalam struktur
direksi dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bunga. Kenyataan ini
memunculkan spekulasi jika pengisian jabatan di dua BUMD tersebut
sarat balas jasa politik.

Pasca menggelar pelantikan tahap pertama yang meliputi jabatan esalon
II dan III Senin (28/02) lalu, pelaksana tugas Walikota Tomohon, Jimmy
Eman kembali menggelar pelantikan pejabat di lingkup Perusahaan Daerah
Air Minum (PDAM) dan Perusahaan Daerah Pasar (PD Pasar), Rabu (02/03)
kemarin.

Pada pelantikan yang digelar tertutup di ruang Wakil Walikota Tomohon
tersebut, Jeffry Polii dilantik sebagai Direktur Utama (Dirut) PDAM
menggantikan Johny Londok. Sementara Junita Wenur dilantik sebagai
Direktur Utama (Dirut) PD Pasar menggantikan Piet HK Pungus yang
beralih tugas menjadi Ketua Badan Pengawas (Banwas) PD Pasar.
Pelantikan tersebut langsung memicu reaksi dari sejumlah elemen
masyarakat Tomohon. Ini lantaran Polii dan Wenur sendiri merupakan
bagian tim sukses J2 pada Pemiluada Agustus 2010 lalu.

“Kami sangat menyayangkan subjektifitas pengisian struktur direksi dan
badan pengawas (Banwas) di PDAM dan PD Pasar. Sebagian besar pejabat
yang ditunjuk dalam posisi-posisi jabatan tersebut adalah tim sukses
J2 pada Pemilukada lalu. Pelantikan ini jelas merupakan ajang balas
jasa politik,” sorot Ketua Forum Masyarakat Tomohon (FORMAT), Josis
Ngantung, Rabu (02/03) kemarin.

Diapun menyesalkan tidak terakomodirnya unsur professional di lingkup
direksi PDAM dan PD Pasar. “Harusnya, sebagai perusahaan daerah yang
berorientasi profit, orang-orang yang ditempatkan disana (PDAM dan PD
Pasar, red) harus orang-orang professional. Bukan politisi, apalagi
tim sukses. Ini sangat disesalkan,” tandas Ngantung.
Sementara itu,
Di lain pihak, pelaksana tugas Walikota Tomohon Jimmy Eman sendiri
saat dikonfirmasi membantah anggapan jika pengisian jabatan yang
dilakukannya sarat muatan balas jasa politik. Menurut Eman, rolling
yang dilakukannya di lingkup esalon II, III dan direksi dan banwas
BUMD tersebut sudah mengacu pada ketentuan yang berlaku.
“Kabinet ini sudah professional. Bukan atas dasar balas budi politik.
Ini sudah the right man in the right place (orang yang tepat di posisi
yang tepat, red),” tepis Eman.
Ironisnya, berdasarkan penelusuran Jurnal Sulut, sedikitnya 5 pejabat
yang kini menduduki direksi dan banwas PDAM dan PD Pasar terindikasi
masuk dalam tim pemenangan pasangan J2 di Pemilukada 2010 lalu. Mereka
masing-masing, Ketua Banwas PDAM Theo Tuerah, yang pada Pemilukada
lalu merupakan koordinator media centre J2, Ketua Banwas PD Pasar Piet
HK Pungus, dan Dirut PD Pasar Junita Wenur, politisi Golkar Tomohon
yang juga masuk struktur tim pemenangan J2, anggota Banwas PD Pasar,
Piet Araba’a yang juga Ketua Partai Gerindra, salah satu parpol
pengusung J2, serta Dirut PDAM Jeffry Polii, yang masuk struktur tim
pemenangan sekaligus saksi pasangan J2 di tingkat Kota pada Pemilukada
lalu. (jurnalsulut) Share