ONLINE

Selasa, 10 Agustus 2010

Fasilitas dan kondisi memprihatinkan Warga Transmigran Nazaret Ada yang Mulai Pulang

Ratahan, Belum juga setahun mendiami lokasi pemukiman di daerah transmigrasi Desa Wioi Timur Kecamatan Ratahan Timur atau eks perkebunan Nazaret, se-jumlah warga trasmigran diin-formasikan memilih untuk pu-lang kampung. Minimnya fasili-tas, kondisi yang memprihatin-kan, janji yang tak kunjung te-realisasi, juga perhatian yang kurang, diduga kuat menjadi penyebab hal tersebut.
Informasi yang dirangkum  menyebutkan, ada dua Ke-pala Keluarga (KK) yang telah meninggalkan lokasi transmig-ran, dan kembali ke kampung halamannya. Dua KK ini ber-asal dari Kabupaten Jember, Jawa Timur. Belum adanya fasi-litas listrik, layanan air bersih yang tak memadai, pemberian lahan garapan belum jelas, dan perhatian dari Pemkab Mitra yang dirasa sangat kurang, terutama soal biaya makan serta uang jaminan kesehatan dan pendidikan.
Menariknya, kabar pulangnya dua trasmigran juga telah sampai di telinga DPRD Mitra. “Kami sudah mendapatkan informasi ini dan akan segera menseriusinya dengan meminta klarifikasi dari pemkab Mitra, khususnya Dinas Dinas Tenaga Kerja dan Transmi-grasi. Karena kami juga memang tak pernah mendapat informasi apapaun tentang perkemba-ngan warga transmigran di Wioi itu,” ujar legislator Mitra dari Fraksi Golkar, Ventje Ohy, akhir pekan lalu.
Belum diperoleh konfirmasi resmi dari Pemkab Mitra akan hal ini. Ponsel Kepala Disnaker-trans Mitra, Harry Rofian Wungow SH STh bernomor 081356161xxx, tak dalam keadaan aktif ketika berulang kali dihubungi.
Share