ONLINE

Selasa, 10 Agustus 2010

Kena Razia PNS, Lurah Matani II Marah-marah

MANADO, TRIBUN - Lurah Matani II Tuti Mangundap-Mapapa marah-marah. Ia kesal terjaring razia PNS yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Manado, Senin (9/8/2010) kemarin. Tuti kedapatan sedang asyik berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di Manado.

"Kiapa ngoni mo tanya-tanya? tulis jo kita lurah di Tomohon. Torang kan so otonom, kiapa lei ngoni mo priksa-priksa," ujar Tuti yang masih berseragam lengkap, saat dihampiri Tim Sidak Pemko Manado. Ia menolak memberi keterangan terkait kedatangannya di Manado. 

Tuti memilih menghindar saat ditanya tentang surat tugas. Ia langsung menuju kasir dan membayar beberapa potong baju yang telah dipilihnya.

Tak hanya Tuti, 25 PNS lainnya juga terjerat dalam aksi razia yang dipimpin langsung Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Manado Hans Tinangon. Tim Pemko menyisir sejumlah pusat belanja. Mulai dari Kawasan Manado Town Squere, Kawasan Megamas dan IT Center. Aksi ini dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 Wita. 

Beberapa PNS yang sedang santai di kawasan tersebut berhasil kabur ketika melihat kedatangan Tim Sidak Pemko Manado.

Ada juga yang diberi toleransi karena punya alasan cukup tepat. "Saya guru. Jam sekolah sudah selesai dari tadi," kata seorang ibu yang langsung berinisiatif mendatangi Tim Sidak Pemko Manado. 

Kepada Tim Pemko, ia menegaskan telah menyelesaikan tugasnya di sekolah. Seorang guru SMA N 7 Manado juga demikian. "Ini jam sekolah sudah selesai," kata dia.
Dua PNS di Dinas Kesehatan Minahasa dan seorang pegawai Inspektorat Minahasa selatan juga terjaring dalam razia, kemarin. "Kami baru dari Posyandu. Kami akan kembali lagi ke kantor," kata PNS Dinkes Minahasa tersebut yang terjaring sedang berada di IT Center. Sedangkan pegawai Inspektorat Minsel memilih kabur meninggalkan Tim Sidak Pemko Manado.

Tapi, ada juga beberapa PNS yang memiliki surat tugas.  Hans Tinangon memastikan semua PNS yang terjaring dalam razia tersebut sudah diambil datanya. "PNS Manado akan kita proses. Tapi yang diluar daerah, datanya akan kami kirim ke BKD masing-masing kabupaten/kota," kata dia, Senin kemarin.

Hans mengingatkan seluruh PNS agar selalu membawa surat tugas bila berada di luar instansi tempat ia bekerja. "Siapapun, kapanpun dan di manapun, jangan lupa membawa surat tugas. Supaya ketika ada razia seperti ini, ia punya alasan tepat," tutur dia.

Hans menegaskan, pihaknya akan melakukan razia secara kontinue sebagai bagian dari proses peningkatan disiplin PNS di lingkungan Pemko Manado. "Ini akan terus kami lakukan sampai seluruh PNS sadar akan tugas dan kewajibannya," tambah dia.

Sanksi tegas, lanjutnya, siap diberikan Pemko Manado sesuai dengan pelanggaran yang diberikan. "Catatan-catatan ini akan turut berpengaruh pada perjalanan dinas masing-masing PNS. Ada sanksi tegas yang siap diberlakukan," ucap dia Share