ONLINE

Rabu, 25 Agustus 2010

Nelayan Minsel Minta Perlindungan Pihak TNI AL

AMURANG~ Wilayah laut Minsel yang cukup besar menjadi sumber pengharapan masyarakatnya. Para nelayan pun berharap ada perlindungan lebih dari pemerintah.
Hal ini diungkapkan para nelayan saat dialog dengan Danlantamal VIII Laksamana Pertama Willem Rampangilei, Selasa kemarin.  “Kami hanya membutuhkan perlindungan keamanan, ketika melakukan pencarian ikan di laut,” kata Andy Durat dan Jois Tumbelaka, nelayan Minsel.
Para nelayan mengaku senang jika TNI AL memberikan perlindungan di Minsel, terlebih diperlakukan dengan sangat baik tanpa dipersulit.
Danlantamal VIII Laksamana Pertama Willem Rampangilei merespons aspirasi ini. Dengan akan dibangun pos pengamanan AL di Minsel, untuk melindungi aktivitas nelayan setempat.
Lebih jauh menurut Rampangilei, kondisi perekonomian di Minsel perkembangannya sangat pesat, yang harus diimbangi dengan aspek maritim yang lebih memadai. Pun keyakinannya tak ada personil AL yang nekat berbuat ‘nakal’ pada nelayan. “Jika ada, tak segan-segan akan diberikan teguran keras. Dan silahkan telepon saya,” tegas Rampangilei yang pada dialog ini didampingi Sekdakab Minsel Drs Novry Mangangantung, dan jajaran TNI AL, serta sejumlah pejabat pemkab maupun Pemprov Sulut.
Share