ONLINE

Senin, 23 Agustus 2010

SMS gelap Yang Beredar Soal Kecurangan Pilwako Tomohon Bukanlah Hal Yang Baru, Itu Sesuai Fakta Yang Ada, Bukan Meresahkan Masyarakat


Tomohon~ Menanggapi pemberitaan salah satu media massa yang memuat sms gelap soal kecurangan pilkada kota Tomohon dan meminta pihak kepolisian mengusut pengedar sms tersebut, membuat masyarakat menjadi resah, dan membuat konstalasi politik menjadi lebih memanas  rupanya mendapat respon dari salah satu pasangan calon yang bertarung pada pilwako Tomohon, mereka menilai isi sms tersebut memang sesuai fakta yang ada karena isi sms tersebut adalah merupakan materi gugatan yang di sampaikan pihak LSW-JSW.
Jadi tidak benar, sms itu meresahkan, karena isi sms tersebut memang sesuai dengan fakta yang ada. Menurut salah satu tim LSW-JSW, isi sms tersebut bukanlah hal yang baru, karena itu merupakan materi yang sementara dibahas di Mahkamah Konstitusi. Untuk itu Dia meminta kepada media, masalah sms tersebut janganlah terlalu di besar besarkan.
Menurut informasi yang didapat, sms tersebut sebenarnya adalah release yang di kirim kepada salah satu Pemimpin redaksi media elektronik (Radio) yang ada di kota Tomohon, namun entah kenapa sms tersebut bukannya di muat di media tersebut melainkan di teruskan ke orang lain dan media lain, sehingga setelah di terbitkan oleh salah satu media cetak lokal, format beritanya menjadi lain, seakan akan isi sms tersebut adalah sms gelap yang meresahkan masyarakat, ada apa sebenarnya sehingga media tersebut tidak memuat release tersebut, dengan adanya kejadian ini pihak LSW-JSW menilai media elektronik tersebut sangat berpihak pada salah satu calon yang terpilih pada pilwako 3 Agustus lalu. Sebagai media masa seharusnya menunjukkan netralitas bukannya berpihak pada salah satu calon.  
Share