ONLINE

Sabtu, 11 September 2010

Komplotan Pencuri Cengkih Mulai Beraksi Di Wilayah Minsel

Minsel – Hati – hati bagi para petani cengkih yang ada di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Pasalnya, Komplotan pencuri cengkih saat ini sedang merajalela. Setelah sebelumnya wilayah Minahasa yang menjadi sasaran kini para perampok ini telah merambah wilayah Minahasa Selatan (Minsel), khususnya daerah Motoling dan Kumelembuai.

Dari Informasi yang berhasil dirangkum  seminggu terakhir ini para komplotan pencuri telah melakukan aksinya di desa Motoling,Wanga,dan Kumelembuai.
Meidy Salah satu warga Kumelembuai II Kecamatan Kumelembuai Minsel mengatakan, aksi kelompok pencuri ini seminggu terakhir telah memakan korban dengan kerugian sekitar Rp 50 juta.
” Terakhir sekitar Rabu dini hari kira-kira jam 02.00 Wita disalah satu warga Kumelembuai Atas tepatnya di rumah Kel JE Pongantung Sumakul komplotan pencuri cengkih menggasak sekitar 400 Kg cengkih kering siap jual yang diperkirakan senilai 20 juta, belum lagi di desa Wanga dan Motoling,” katanya.
Dikatakannya lagi hal ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tetap waspada dan peran serta Polres Minsel menjaga dan mengamankan wilayahnya lebih ditingkatkan lagi.
” Masyarakat saat ini memang lengah dengan tidak aktifnya siskamling,tetapi dukungan aparat Kepolisian akan sangat membantu dengan mengakifkan kembali pos polisi,seperti pos polisi yang ada di kecamatan Kumelembuai yang saat ini sudah beralih fungsi menjadi tempat mangkalnya para ojek,” pungkasnya Share