ONLINE

Jumat, 03 September 2010

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulut Menegaskan, Tidak Mudah Untuk Mengganti Sualang

MANADO—Desakan pengurus ranting  PDIP Kota Manado agar posisi Freddy Sualang segera diganti karena terlalu lama menjabat Ketua DPD I Sulut serta  terbukti terlibat dalam kasus korupsi MBH gate, ditambah lagi PDIP keok di Pilkada tidak membuat pengurus DPD I PDIP Sulut ciut.
Pasalnya,  untuk menggantikan Ketua Partai seperti Sualang  tidak sembarang tetapi harus berdasarkan aturan serta mekanisme yang ada di dalam partai.
Sekertaris DPD I PDIP Sulut Frangki Wongkar Rabu (1/9) menjelaskan bahwa   PDIP untuk mengantikan pimpinan itu ada aturannya. Sesuai hasil Konferda Sualang terpilih kembali sebagai Ketua PDIP Sulut untuk masa jabatan 5 tahun. Kalau pun ada pergantian, jika Sualang  menyatakan pengunduran diri atau ada pimpinan yang meninggal maka baru dilakukan pergantian. “Isu pergantian Sualang hanya wacana yang diangkat oleh oknum tertentu,” terang Wongkar.
Wongkar mempertanyakan, jika pegurus ranting di Manado meminta Sualang diganti dasarnya apa. Kalau pun aspirasi yang disampaikan karena Sualang diduga terlibat kasus korupsi menurutnya, di PDIP sudah ada wadah untuk menyampaikan semua aspirasi atau pun keluhan ke bagian kehormatan.
“Sampaikanlah itu ke internal partai seperti di bagian kehormatan termasuk tentang kinerja Ketua DPD I PDIP Sulut. Nanti bagian kehormatanlah yang melakukan pengkajian apakah  AD/ART itu tertulis misalnya, jika ada pengurus yang terlibat korupsi harus diganti. Jika tidak ada maka yang bersangkutan tidak dapat diberhentikan,” ungkap Wongkar sambil mengimbau, kader partai moncong putih dapat merapatkan barisan untuk memperkuat partai bukan saling menjatuhkan. Share