ONLINE

Rabu, 02 Februari 2011

Pejabat Tomohon Belum Terima Gaji dan Tunjangan

Meski sudah ditetapkan pa-da pekan lalu, namun APBD 2011 Kota Tomohon belum final. Ini dikarenakan APBD masih dalam proses asistensi di Pemprop Sulut yang diper-kirakan bakal memakan wak-tu hingga sepekan. 

Praktis, dengan kondisi ini, Pemkot Tomohon tak dapat melaksa-nakan kebijakan yang bersen-tuhan dengan penggunaan dana, salah satunya pemba-yaran gaji dan tunjangan pejabat.
 

Kepada wartawan, Plt Wali-kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak mengatakan, bahwa APBD 2011 merupakan kunci dari semua aktivitas. Dengan demikian, jika konsultasi APBD belum rampung, peng-gunaan anggaran belum da-pat dilakukan, termasuk di dalamnya pembayaran gaji pejabat yang meliputi gaji Plt Walikota, sekretaris kota (sekkot) maupun anggota DPRD.
 

“Aturannya memang seperti itu, yakni untuk mengguna-kan anggaran harus menung-gu APBD rampung. Makanya, pembayaran gaji pejabat, termasuk saya sampai saat ini belum dapat direalisasi-kan. Demikian juga dengan anggota DPRD, di mana gaji pokok dan tunjangannya be-lum dibayar sejak bulan Ja-nuari lalu,” ungkapnya sem-bari menambahkan bahwa untuk kalangan PNS yang dibayarkan baru gaji pokok, sedangkan tunjangan harus menunggu APBD final.
 

Menariknya, bukan hanya gaji pejabat yang terganjal. Proses penataan birokrasi yang telah digaungkan Eman sejak ditunjuk sebagai Plt wa-likota, pun harus menunggu rampungnya APBD 2011. “Rencana rolling direalisasi-kan setelah APBD 2011 final. APBD dulu dituntaskan, baru kemudian agenda rolling. Selanjutnya pengusulan sekkot definitif. Jadi kunci dari semua itu adalah APBD,” katanya kembali.
 

Sementara itu, Sekkot Tomohon Drs Arnold Poli SH MAP mengatakan bahwa APBD 2011 baru disampaikan ke Pemprop Sulut, Selasa (01/02) kemarin. “Tim baru me-nyampaikan ke pemprop. Te-tapi prosesnya tak lama, pe-kan depan saya pastikan sudah rampung,” tukasnya.

Sumber : http://www.hariankomentar.com/lkTomhn001.html Share