ONLINE

Sabtu, 19 Februari 2011

Sembel Menilai Pembangunan Di Tomohon Masih Tertinggal Dengan Daerah Lain

Tomohon~ Selang lima tahun terakhir, Pemkot Tomohon mendapatkan kucuran dana pusat mencapai Rp 1,6 triliun. Namun sayang, dana tersebut tidak diprioritaskan untuk proyek fisik, sehingga berdampak pada lambatnya pembangunan.
 

untuk itu  Ketua Komisi A DPRD Tomohon, Drs Paulus Sembel, mengatakan,dana APBD Kota Tomohon yang rata-rata berada di kisaran Rp 300 miliar lebih. seharusnya difokuskan pada pembangunan kota Tomohon agar supaya  hasil pembangunan di Kota Tomohon lebih dari yang terlihat saat ini.  

Lambatnya pembangunan di Kota Tomohon, menurut Sembel, bisa dilihat dari sarana dan prasarana pemerintahan yang kurang memadai. Contohnya kantor kantor SPKD yang umumnya masih menggunakan rumah panggung. “Termasuk kantor camat dan kelurahan, umumnya belum memadai. Padahal, kantor sangat menentukan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
 

Kondisi ini, lanjut dia, secara otomatis membuat Tomohon tertinggal dibandingkan dengan kabupaten/kota lain. “Sampai saat ini pemkot dan DPRD masih menggunakan lahan pinjam pakai, dan sebagian besar kantor SKPD masih menggunakan rumah panggung. Kondisi ini membuktikan Tomohon tertinggal dibandingkan dengan daerah pemekaran lainnya,” jelasnya.
 

Untuk itu, Sembel mengharapkan Pemkot Tomohon di bawah pimpinan Plt Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak, dapat melakukan perubahan selama lima tahun ke depan agar Tomohon tidak lebih jauh tertinggal dari daerah lain. “Untuk mewujudkan perubahan memang tidak mudah, karena ada beragam tantangan yang harus dihadapi. Tapi dengan kondisi seperti sekarang, Plt walikota dituntut untuk melakukan perubahan,” pungkasnya. Share