ONLINE

Jumat, 18 Maret 2011

Sulut Berpeluang Diterjang Tsunami 10 Meter

MANADO - Sulawesi Utara (Sulut) adalah daerah yang rawan gempa dan tingkat getarannya bisa mencapai maksimal 8 skala Richter (SR). Kondisi ini bisa memicu tsunami setinggi 10 meter. Demikian pendapat Pakar Tsunami Indonesia, Dr Subandono Diposaptono MEng saat ditemui di sela-sela pertemuan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut, Kamis (17/03).
 

Subandono yang juga menjabat salah satu direktur di Kementerian Kelautan dan Perikanan ini mengatakan, palung
laut sebelah utara yang membentang dari Sulawesi bagian barat hingga bagian utara, serta busur mayu bagian timur Sulawesi yang membujur dari selatan ke utara, membuat Propinsi Sulut memiliki potensi terjadinya gempa disertai tsunami. “Bisa terjadi gempa berkekuatan 8 SR dan disertai tsunami dengan ketinggian 10 meter,” imbuhnya.
 

Apalagi di bagian timur Sulut, kata dia, terdapat dua busur yang saling berdekatan, yaitu busur Mayu dan busur Halmahera. Bagian timur Sulut terdapat induksi ganda karena terdapat busur mayu dan busur Halmahera, untuk busur Halmahera tercatat 32 kali terjadi tsunami.
 

Karenanya, dia berharap de-ngan sejumlah kejadian dan pelatihan yang dilakukan, pemerintah dapat segera membuat peta rawan bencana. Pemerintah daerah khususnya Pemkot Manado, Pemkot Bitung dan Pemkab Minsel yang daerahnya berpotensi terkena tsunami, agar secepatnya membuat peta rawan bencana. ‘’Tak hanya itu, pemerintah juga mengambil langkah-langkah pencegahan seperti membuat jalur-jalur evakuasi,” tandasnya.
Mengenai tsunami di Jepang, lanjutnya, kecil peluang berdampak ke Sulut. “Paling gelombangnya naik hanya semeter saja. Apalagi ada pu-lau-pulau yang menghalangi datangnya gelombang tsunami,” pungkas Subandono.


Sumber : http://www.hariankomentar.com/hl010.html Share