ONLINE

Senin, 21 Maret 2011

Taman Kota Picu Keresahan

PD Pasar: Pengawasan Sudah Maksimal

TOMOHON — Keberadaan Taman Kota Tomohon yang terletak di
bilangan Kelurahan Paslaten I Tomohon Timur belakangan mulai
meresahkan kalangan masyarakat sekitar. Pasalnya, kawasan yang setiap
hari jadi tempat mangkalnya ABG alias anak baru gede tersebut
ditengarai juga telah dijadikan tempat mesum, utamanya saat malam
hari. Alhasil Pemkot Tomohon khususnya instansi pengelolah kawasan
tersebut dalam hal ini Perusahaan Daerah (PD) Pasar diminta
meningkatkan pengawasannya di lokasi itu.

“So jadi ABG pe tampa ba kumpul tiap hari. So nentau ja beking apa
sampe-sampe tenga malam. Anehnya, pihak pengelolah terkesan cuma kase
biar,” seloroh Yul Siwi, warga setempat kepada Jurnal Sulut, Senin
(21/03) kemarin.

Masalah tersebut belakangan juga sempat mencuat dalam pelaksanaan
Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Pemkot di Taratara beberapa
waktu lalu. “Baiknya, untuk mengantisipasi penyimpangan penggunaan
fasilitas itu, pihak pengelolah menempatkan satuan pengamanan (satpam)
disana,” sambung Ruland Rampengan, tokoh masyarakat Paslaten.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar, Junita Wenur sendiri saat
dikonfirmasi terkait keluhan tersebut mengaku jika pengawasan di
lokasi tersebut sudah dijalankan dengan maksimal. “Petugas Pol-PP
setiap malam selalu siaga di lokasi (Taman Kota, red). Tapi harus
dipahami, tugas mereka kan bukan untuk menjaga anak-anak yang datang
kesana, tetapi untuk pengamanan. Tentunya jika memang ada indikasi
tindakan-tindakan menjurus pelangggaran moral disana pasti akan
langsung mereka tindak,” ulas Wenur.

Kendati demikian, Wenur mengatakan jika pihaknya akan tetap melakukan
pemantauan langsung di Taman Kota dalam waktu dekat untuk lebih
mengintensifkan pengawasan tersebut. (jurnalsulut) Share